KLASIFIKASI BRYOPHYTA PDF

Selamat datang di softilmu, blog sederhana yang berbagi ilmu pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Lumut ini hidup pada batu, kayu gelondongan, pepohonan, dan ditanah. Lumut tersebar hampir diseluruh belahan dunia, terkecuali didalam laut. Lumut termasuk kedalam kingdom plantae, yang mana kingdom plantae meliputi semua organisme yang multiseluler dan telah berdiferensiasi, eukariotik, dan dinding selnya mempunyai selulosa. Organisme yang termasuk kedalam plantae ini hampir seluruhnya bersifat autotrof membuat makanan sendiri dengan bantuan cahaya matahari saat proses fotosintesis.

Author:Meztigal Shalkis
Country:Cape Verde
Language:English (Spanish)
Genre:Environment
Published (Last):26 February 2013
Pages:310
PDF File Size:6.90 Mb
ePub File Size:6.93 Mb
ISBN:920-9-44703-805-2
Downloads:2191
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nikole



Bryon artinya lumut serta phyta artinya tumbuhan. Jadi bryophyte adalah tumbuhan lumut. Tumbuhan lumut adalaah divisi tumbuhan yang hidup didarat , tidak berpembuluh, biasanya berukuran kecil bisa berukuran mikroskopik atau tidak terlihat bula tanpa bantuan mikroskop serta berwarna hijau.

Divisi bryophyta tersebut termasuk kedalam anggota kingdom plantae tumbuhan. Lumut memiliki sel-sel plastid yang menghasilkan klorofil a serta b sehingga bisa melakukan melakukan fotosintesis. Oleh sebab itu, lumut bersifat autrotrof karena bisa membuat makanan sendiri. Ciri-ciri Bryophyta Bersel banyak serta berbentuk pipih, melekat pada sunbstrat dengan ketinggian cm tapi ada juga yang mencapai 20cm. Bersifat autotroph. Dinding selnya terbentuk dari selulosa serta tidak mempunyai jaringan yang diperkuat oleh lignin seperti jaringan penguat pada tumbuhan tingkat tinggi.

Pada semua tumbuhan lumut ada persamaan bentuk susunan gametangiumnya anteredium ataupun arkegonium terutama susunan arkegoniumnya. Sudah memiliki rizoid serta daun tapi belum memiliki akar, batang dan daun sejati. Fungsi rizoid ialah guna melekatkan ke substratnya tempat tumbuhnya serta menyerap air dan garam-garam mineral makanan. Tumbuhan lumut tidak mempunyai pembuluh angkut sehingga proses pengangkutan dalam tubuhnya memakai sel-sel parenkim. Habitatnya ditempat lembab serta basah, kecuali sphaginum yang hidup didalam air.

Pada tumbuhan lumut hanya ada pertumbuhan memanjang serta tidak tumbuh membesar. Hidup secara berkoloni. Jenis-jenis Bryophyta Lumut Daun Musci Lumut yang paling banyak dikenal ialah lumut daun yang habitatnya ditempat yang lembab. Lumut jenis ini memiiki rizoid struktur seperti akar serta struktur seperti daun. Siklus hidupnya mengalami pergantian masa antara haploid serta diploid. Ukuran sporofitnya lebih kecil, hidup bergantung pada gametofitnya serta berumur pendek. Contoh lumut tersebut adalah: Firaria, Poginatum cirratum,Polytrichum juniperium, Aerobrysis longissimi, serta lumut gambut Spagnun.

Spora terdiri dari 2 lapisan yakni endospore dan eksospora. Kumpulannya membentuk hamparan hijau yang luas dan mempunyai sifat seperti karet busa sehingga bisa menyerap dan menahan air.

Mudah ditemukan permukaan tanah, batu-batuan, kulit pohon serta ditembok. Gametofitnya terbagi menjadi 2 tingkatan yakni protonema bertalus, berbentuk benang serta gametofora berupa tumbuhan lumut. Lumut Hati Hepaticeae Lumut hati tubunya terbagi menjadi 2 lobus, sehingga tampak seperti lobus pada hati.

Bentuk gametofit pada lumut tersusun dari struktur yang membentuk hati pipih yang disebut dengan talus yang tak terdiferensiasi menjadi akar, batang serta daun. Dalam sporangium tumbuhan lumut hati ada elatera sel yang berbentuk gulungan yang akan terlepas ketika kapsul terbuka serta membantu memancarkan spora.

Ciru-ciri lumut hati adalah sebagai berikut: Tubuhnya masih berupa talus dan memiliki rhizoid. Gametofit berbentuk anteredium serta arkegonium yang berbentuk seperti payung. Tidak mempunyai jaringan meristematic sehingga sporofitnya terbatas. Berkembang secara generative dengan oogami, serta secara vegetative dengan fragmentasi,tunas dan kuncup eram gemma atau struktur seperti mangkok dipermukaan gametofit.

Lumut hati sering ditemui ditanah yang lembab, contohnya hutan hujan tropis. Sporofit lumut tanduk memiliki kapsul memanjang seperti tanduk. Masing-masing memiliki kloroplas tunggal berukuran besar, lebih besar dari kebanyakan tumbuhan lumut. Contohnya: Anthocerros leavis. Tubuhnya mirip lumut hati tapi sporofitnya membentuk kapsul yang memanjang seperti tanduk.

Gametofitnya berupa talus yang lebar serta tipis dengan tepi berlekuk. Rhizoid ada pada bagian ventral. Berhabitat didaerah yang memiliki kelembaban yang tinggi. Siklus Hidup Bryophyta Lumut mengalami siklus hidup diplobiontik dengan pergantian generasi heteromorfik. Kelompok tumbuhan ini menunjukkan pergiliran generasi gametofit dan sporofit yang secara morfologi berbeda.

Generasi yang dominan adalah gametofit, sementara sporofitnya secara permanen melekat dan tergantung pada gametofit. Generasi sporofit selama hidupnya mendapat makanan dari gametofit seperti pada Gambar 2. Pada siklus hidup tumbuhan lumut, sporofit menghasilkan spora yang akan berkecambah menjadi protonema. Selanjutnya dari protonema akan muncul gametofit.

Generasi gametofit mempunyai satu set kromosom haploid dan menghasilkan organ sex gametangium yang disebut archegonium betina yang menghasilkan sel telur dan antheredium jantan yang menghasilkan sperma berflagella antherezoid dan spermatozoid. Gametangium biasanya dilindungi oleh daun-daun khusus yang disebut bract daun pelindung atau oleh tipe struktur pelindung lainnya Mishler et al. Pembuahan pada Bryophyta Pembuahan berlangsung dengan bantuan air yang berfungsi sebagai medium untuk berenangnya anterozoid.

Air biasanya ditampung di dalam talus bagian dorsal. Menjelang pembuahan apabila arkegoma mendekati pemasakan sel, saluran leher dan sel saluran perut mengalami degenerasi.

Biasanya dan ujung sampai ke bagian bawah membentuk suatu masa yang berlendir. Massa menyerap air sehingga sel- selnya membengkak dan sel- sel penutup menjadi terpisah sath sama lam oleh karena rusaknya lamela tengah. Dengan demikian terbentuklah suatu saluran leher yang kecil dan ujung arkegonium ke arah sel telur.

Anterozoid terdapat pada permukaan air yang ditarik oleh karena zat kemotaksis yang dikeluarkan oleh massa berlendir dan leher arkegonium yang membuka. Struktur Bryophyta 1. Batang dan daun pada tumbuhan lumut yang tegak mempunyai susuna yang berbeda-beda.

Bila batang dilihat dari penampang melintang jadi akan tampak bagian-bagian berikut: Selapis sel kulit, beberapa sel diantaranya memanjang serta membentuk rhizoid-rhizoid epidermis Lapisan kulit dalam tersusun dari beberapa lapisan sel yang dinamakan korteks.

Silinder pusat terdiri dari sel-sel parenkim yang memanjang guna mengangkut makanan 2. Daun lumut biasanya setebal satu lapis sel, kecuali ibu tulang daun.

Sel-sel daun kecil, sempit, panjang serta mengandung kloroplas yang tersusun seperti jala. Diantaranya sel-sel mati yang besar disertai penebalan dinding dalamnya berbentuk spiral. Sel-sel mati tersebut berfungsi guna tempat persediaan air serta cadangan makanan.

Pada ujung batang ada titik tumbuh titik tumbuh dengan sel pemula dipuncaknya. Sel pemula tersebut biasanya bebertuk bidang empat tetrader: kerucet terbalik serta membentuk sel-sel baru ketiga arah menurut sisinya. Rhizoid bulu-bulu akar , berfungsi sebagai akar guna melekat pada tempat tumbuhnya serta menyerap makanan. Rhizoid terdiri atas deret sel yang memanjang kadang-kadang dengan sekat yang tak sempurna.

Struktur sporofit tubuh lumut yaitu: Vaginula yakni akar yang diselubungi oleh sisa dinding arkegonium. Seta tangkai. Apofisis yakni ujung seta yang melebar serta merupakan peralihan seta dengan kotak spora. Kaliptra tudung berasal dari dinding arkegonium sebelah atas menjadi tudung kotak spora. Kolumera, yakni jaringan yang tidak ikut serta dalam pembentukan spora.

Sistem Reproduksi Bryophyta Arkegonium Arkegonium merupakan gametangium betina, berbentuk seperti botol terdiri dari 2 bagian, bagian lebar yang disebut perut serta bagian sempit yang disebut leher. Keduanya memiliki dinding yang tersusun atas selapis sel. Diatas perut ada saluran leher dan satu sel induk yang besar, sel tersebut akan megalami pembelahan dan menghasilkan sel telur. Anteredium Anteredium merupakan gametangium jantan yang berbentuk bulat seperti gada. Dinding anteredium terdiri atas selapis sel-sel yang mandul dan didalamnya ada sejumlah besar sel induk spermatozoid.

Klasifikasi Bryophyta Berdasarkan bentuk tubuhnya, lumut dapat dibedakan menjadi tiga kelompok kelas , yaitu lumut hati Hepaticopsida , lumut tanduk Anthoceropsida , dan lumut daun Bryopsida.

Lumut Hati Hepaticopsida Beberapa istilah tentang lumut hati antara lain Hepaticopsida dan Hepaticae lumut hati. Lumut hati biasa hidup di tempat yang basah sehingga tubuhnya berstruktur higromorf. Ada juga yang hidup di tempat-tempat yang sangat kering, seperti di kulit pohon, di atas tanah, atau batu cadas sehingga tubuhnya berstruktur xeromorf.

Di dalam tubuh lumut terdapat alat penyimpan air sehingga dalam keadaan kekeringan tidak mengakibatkan lumut mati. Lumut hati berbentuk lembaran talus , rizoidnya tidak bercabang terdapat di bawah tangkai atau lembarannya. Letak antheridium dan archegonium terpisah.

Pada umumnya lumut hati mudah ditemukan pada tebing-tebing yang basah. Lumut Tanduk Anthoceropsida Beberapa istilah tentang lumut hati antara lain Bryopsida dan Musci lumut daun.

Lumut daun dapat tumbuh di tanah-tanah gundul yang secara periodik mengalami kekeringan, di atas pasir bergerak, di antara rumput-rumput, di atas batu cadas, batang pohon, di rawa-rawa, dan sedikit yang terdapat di dalam air. Lumut tanduk sering dijumpai hidup di tepi danau, sungai atau di sepanjang selokan.

Lumut ini juga mengalami pergiliran keturunan antara generasi sporofit dan generasi gametofit. Generasi sporofitnya membentuk kapsul memanjang yang tumbuh seperti tanduk. Contohnya Anthoceros sp. Habitat dan Persebaran Bryophyta Tumbuhan lumut termasuk kelompok tumbuhan perintis bersama-sama tumbuhan rendah lainnya, yaitu alga, jamur, lumut, kerak dan paku-pakuan. Sebagai tumbuhan perintis, lumut juga memiliki habitat hidup yang relatif luas dan bervariasi.

Oleh karena itu tumbuhan lumut ada yang hidup di tanah terestrial , di air akuatik , di aliran air deras, di rawa-rawa, di pohon pada akar banir, batang, cabang, dan daun , di tebing gunung, di tembok bangunan, bahkan juga mampu tumbuh di batu — batu cadas. Lumut merupakan organisme multi seluler eukariotik yang menunjukkan peralihan ciri thalus ke kormus yang telah beradaptasi dengan kehidupan darat, sehingga dimasukkan ke dalam Kingdom Plantae. Lumut dapat dengan mudah dijumpai di tempat yang lembap atau basah, seperti menempel pada pohon dan di permukaan batu bata.

Di kutub, lumut merupakan penyusun ekosistem tundra padang lumut. Lumut yang hidup di permukaan batu bata berbentuk seperti beludru yang berwarna hijau. Ada juga yang berupa lembaran menempel pada tebing atau dinding sumur.

EPIDEMIOLOGIA DA FEBRE AFTOSA PDF

3 Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Bryon artinya lumut serta phyta artinya tumbuhan. Jadi bryophyte adalah tumbuhan lumut. Tumbuhan lumut adalaah divisi tumbuhan yang hidup didarat , tidak berpembuluh, biasanya berukuran kecil bisa berukuran mikroskopik atau tidak terlihat bula tanpa bantuan mikroskop serta berwarna hijau. Divisi bryophyta tersebut termasuk kedalam anggota kingdom plantae tumbuhan. Lumut memiliki sel-sel plastid yang menghasilkan klorofil a serta b sehingga bisa melakukan melakukan fotosintesis.

KARTHIKA PURANAM TELUGU PDF

√ Pengertian Lumut Bryophyta, Ciri, Klasifikasi dan Contohnya

Dinding selnya memiliki selulosa dan eukariotik Organisme yang masuk dalam kingdom ini hampir semuanya bersifat autrotof dengan bantuan cahaya matahari saat berfotoseintesis. Pengertian Bryophyta atau Tumbuhan Lumut Bryophyta atau tumbuhan lumut adalah sebuah divisi tumbuhan yang hidup di darat. Umumnya berwarna hijau dan ukurannya kecil bisa tidak dapat dilihat dengan menggunakan bantuan lensa dan ukuran lumut yang paling besar yaitu kurang dari 50cm. Lumut dapat hidup pada kayu, batu, pepohonan dan tanah. Lumut menyebar hampir diseluruh dunia kecuali didalam laut. Lumut memiliki sel plastid yang dapat menghasilkan klorofil A dan B. Sehingga dapat membuat makanannya sendiri dan lumut bersifat autrotof.

UNICYSTIC AMELOBLASTOMA PDF

Pengertian, Ciri-ciri , Dan Klasifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Habitat Tumbuhan lumut: Tumbuhan Lumut adalah sekelompok tanaman yang termasuk lumut sejati, lumut hati dan lumut tanduk. Lumut mungkin kecil, tetapi mungkin juga serumit tanaman berbunga. Tumbuhan Lumut memiliki batang dengan daun, dan ada variasi sebanyak bentuk dan ukuran tanaman ini seperti halnya pada tanaman berbunga. Tumbuhan Lumut dapat tumbuh di sungai atau gurun, di puncak gunung atau di semprotan laut, dari antartika melalui hutan hujan tropis ke Arktik, dan bahkan di mana saja kecuali di laut itu sendiri. Klasifikasi Tumbuhan Lumut Terdapat sekitar Lumut diklasifikasikan menjadi tiga kelas berdasarkan bentuk gametofit dan sporofitnya, yaitu hepaticopsida, anthocerotopsida, dan bryopsida. Hepaticopsida Lumut Hati Lumut hati merupakan tumbuhan talus dengan tubuh berbentuk lembaran, pipih, dan berlobus.

Related Articles