KEANEKARAGAMAN PTERIDOPHYTA PDF

Postingan kali ini membahas tentang Tumbuhan Paku Pteridophyta dengan fokus bahasan meliputi pengertian, ciri-ciri, klasifikasi, dan manfaatnya. Mari simak uraian berikut dengan seksama. Tumbuhan paku merupakan tumbuhan dengan tingkatan lebih tinggi dari lumut karena memiliki akar, daun, dan batang sejati. Selain itu, meskipun habitat utama tumbuhan paku pada tempat yang lembab higrofit , namun tumbuhan paku juga dapat hidup diberbagai tempat seperti di air hidrofit , permukaan batu, tanah, serta dapat juga menempel epifit pada pohon. Struktur Akar Akar tumbuhan paku berbentuk serabut dengan kaliptra pada ujungnya.

Author:Tygotilar Vijar
Country:Indonesia
Language:English (Spanish)
Genre:Technology
Published (Last):25 October 2012
Pages:244
PDF File Size:5.44 Mb
ePub File Size:5.57 Mb
ISBN:877-8-13624-403-1
Downloads:39163
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kajirn



Postingan kali ini membahas tentang Tumbuhan Paku Pteridophyta dengan fokus bahasan meliputi pengertian, ciri-ciri, klasifikasi, dan manfaatnya. Mari simak uraian berikut dengan seksama. Tumbuhan paku merupakan tumbuhan dengan tingkatan lebih tinggi dari lumut karena memiliki akar, daun, dan batang sejati. Selain itu, meskipun habitat utama tumbuhan paku pada tempat yang lembab higrofit , namun tumbuhan paku juga dapat hidup diberbagai tempat seperti di air hidrofit , permukaan batu, tanah, serta dapat juga menempel epifit pada pohon.

Struktur Akar Akar tumbuhan paku berbentuk serabut dengan kaliptra pada ujungnya. Jaringan akarnya terdiri dari epidermis, korteks, dan silinder pusat. Struktur Batang Serupa halnya dengan jaringan akarnya, struktur batang tumbuhan paku juga terdiri dari epidermis, korteks, dan silinder pusat. Pada silinder pusat tersebut terdapat berkas pembuluh angkut, yaitu xilem dan floem. Berkas pembuluh ini berperan dalam proses fotosintesis dan mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.

Struktur Daun Struktur daun tumbuhan paku terdiri atas jaringan epidermis, mesofil, dan pembuluh angkut. Sedangkan jenis tumbuhan paku sendiri terdiri atas berbagai macam, meliputi: Jika ditinjau dari ukuran daun, maka daun tumbuhan paku ada yang berukuran kecil mikrofil dan berukuran besar makrofil.

Daun mikrofil tidak bertangkai dan tidak bertulang, serta bebentuk rambut atau sisik. Sedangkan daun makrofil bertangkai, bertulang daun, jarngan tiang, bunga karang, dan juga memiliki mesofil dengan stomata, serta bebentuk Jika ditinjau dari fungsinya, daun tumbuhan paku ada yang menghasilkan spora sporofil dan tidak menghasilkan spora tropofil.

Daun tropofil disebut sebagai daun steril dan memiliki klorofil sehingga berperan dalam proses fotosintesis dalam menghasilkan glukosa. Sedangkan daun sporofil disebut sebagai daun fertil karena menghasilkan spora sebagai alat perkembangbiakan.

Umumnya habitat tumbuhan paku pada tempat yang lembab, bisa di darat, perairan, ataupun menempel. Tumbuhan paku dapat bereproduksi secara seksual maupun secara aseksual. Tumbuhan paku bersifat fotoautotrof, karena memiliki klorofil sehingga dapat berlangsungnya proses fotosintesis. Dalam siklus hidup tumbuhan paku, pada fase metagenesis terdapat fase sporofit yaitu tumbuhan paku sendiri. Fase sporofit pada metagenesis memiliki sifat yang lebih dominan dibandingkan fase gametofitnya.

Sporofil mengandung satu jenis spora, dikenal dengan istilah homospora. Contohnya, Rhynia Major dan Psylotum sp b. Tumbuhan paku kelas ini dikenal juga dengan sebutan paku ekor kuda.

Contohnya, Equisetum debile. Contohnya, Lycopodium sp paku rane , Lycopodium clavatum paku kawat , Selaginella sp. Kelas Pterophyta sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati. Daun tumbuhan ini berukuran besar sehingga disebut megafil.

Batangnya dapat tumbuh di atas maupun di bawah tanah. Karakteristik klas kelas ini ialah daun mudanya menggulung circinnatus dan terdapat sorus di bagian permukaan bawah daun. Contohnya, Asplenium nidus paku sarang burung , Salvinia natans paku sampan , Adiantum farleyense ekor merak , dan lainnya.

Berdasarkan jenis sporanya, tumbuhan paku dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu: 1. Tumbuhan jenis ini dikenal juga dengan sebutan paku isospora. Contohnya, Lycopodium sp paku kawat.

Paku Heterospora Tumbuhan paku jenis ini menghasilkan spora yang berbeda ukuran sehingga disebut an-isospora. Spora jantan disebut mikrospora karena berukuran kecil, sedangkan spora betina berukuran lebih besar sehingga disebut makrospora. Contohnya, Selaginella sp paku rane. Paku Peralihan Paku peralihan merupakan tumbuhan paku dengan jenis kelamin yang berbeda, namun ukuran sporanya sama. Contohnya, Equisetum debile paku ekor kuda.

Berikut ini beberapan fungsi tanaman paku, meliputi: 1. Tanaman Hias Banyak tanaman paku yang digunakan sebagai tanaman hias dalam kehidupan. Misal, Adiantum Cuneatum suplir , Asplenium nidus paku sarang burung , dan Platycerium biforme paku simbar menjangan. Sayuran Tumbuhan paku yang dimanfaatkan sebagai sayuran misalnya Marsilea crenata semanggi dan Pteridium aquilinum paku garuda. Pupuk Hijau Tumbuhan paku yang banyak dimanfaatkan sebagai pupuk hijau ialah Azolla pinnata yang bersimbiosis dengan Anabaena azolle yang mampu mengikat gas N2 bebas.

Obat-Obatan Tumbuhan paku ada yang digunakan sebagai obat diuretik yaitu Equisetum paku kuda dan digunakan sebagai obat luka yaitu Selaginella. Bahan Bangunan Tumbuhan paku yang banyak digunakan untuk pembuatan tiang bangunan ialah Alsophila glauca. Bahan Pembuatan Petasan Bahan pembuatan petasan yang sering digunakan ialah spora Lycopodium sp dan Pyrotechnics. Bingkai Tumbuhan paku juga banyak digunakan sebagai bingkai dalam karangan bunga.

Meskipun tumbuhan paku memiliki banyak fungsi dalam kehidupan seperti yang telah dipaparkan diatas bukan berarti tidak ada yang menimbulkan kerugian. Sehingga, diperlukan pengetahuan tentang klasifikasi tumbuhan paku dan peranannya sehingga tidak menimbulkan kerugian yang tidak diinginkan dalam kehidupan. Demikian pembahasan kali ini terkait dengan Tumbuhan Berbiji Pterydophyta dengan fokus bahasan meliputi pengertian, ciri-ciri, klasifikasi, dan manfaatnya.

Semoga informasi yang kami sajikan bermanfaat. Terimakasih telah berkunjung di softilmu, jangan lupa like, follow, dan komentarnya ya J Loading

AVERY TEMPLATE L7165 PDF

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Sc, Djuwanto, M. Salah satu keunikannya yaitu terdapat gua-gua kars. Kawasan gua mempunyai banyak potensi, salah satunya ilmu pengetahuan tetapi belum maksimal khususnya dalam bidang biologi. Daerah endokars merupakan bagian dari kawasan kars yang dapat dikatakan sebagai daerah terlembab dibanding daerah eksokars karena cahaya matahari rata-rata hanya mencapai mulut gua. Kondisi mulut gua terkait dengan faktor lingkungan di sekitar mulut gua yaitu klimatik dan edafik. Hal ini yang menjadi dasar adanya karakter lembab dan kering pada mulut gua. Keadaan ini yang menyebabkan sering ditemukannya berbagai macam tumbuhan, salah satu contoh jenis tumbuhan yang sering dijumpai hidup di mulut gua adalah tumbuhan paku terutama pada bagian mulut gua yang masih mendapat pancaran sinar matahari.

MALFORMACION DE ARNOLD CHIARI TIPO 2 PDF

KEANEKARAGAMAN PTERIDOPHYTA PDF

Mujar LenteraBio A univariate level of analysis of the collected data such as percentage and frequency distribution was performed. Ferns are often grown as houseplants. This is called a sorus plural, sori. In late spring, bushy green leanekaragaman carry on photosynthesis. A certain fern stops producing spores, eggs, and sperm.

ET1102 PDF

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU

Bryophyta kebanyakan hidup di darat dan sel-selnya telah mempunyai dinding yang terdiri atas selulosa. Tumbuhan ini juga banyak ditemukan di darat, biasanya juga menempel pada substrat. Fungi hidup sebagai saprofit atau parasit, ada yang dalam air, tetapi lebih banyak yang hidup didaratan. Sedangkan di dalam laut jarang sekali didapatkan. Kebanyakan jamur yang hidup saprofit dapat dipelihara pada substrat buatan. Tujuan 1. Mengetahui keanekaragaman tumbuhan tingkat rendah 2.

CHRISTALLER TEORIA DEL LUGAR CENTRAL PDF

Pteridophyta

.

Related Articles